NIAS UTARA, MEDIAKOMPAS.Id –
Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu memimpin langsung Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di SDN 077289 Mida Lolomoyo, Kecamatan Alasa Talumuzoi (ATM), Kabupaten Nias Utara, Senin (21/9/2026).

Upacara yang berlangsung di halaman SDN 077289 Mida Lolomoyo tersebut diikuti oleh siswa-siswi SDN 077289 Mida Lolomoyo dan siswa-siswi SMPN 1 Alasa Talumuzoi. Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan, Sekretaris Kecamatan Alasa Talumuzoi, para kepala sekolah dan guru, serta sejumlah ASN dari Puskesmas, sektor pertanian dan KB Kecamatan Alasa Talumuzoi.
Dalam amanatnya, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin di sekolah-sekolah.

Menurutnya, upacara bendera tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas mingguan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, ketahanan fisik, serta semangat nasionalisme kepada generasi muda.
“Upacara bendera jangan dipandang sebagai rutinitas belaka. Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan disiplin bagi anak-anak kita agar ke depan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan mandiri,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pembiasaan mengikuti kegiatan yang membutuhkan ketahanan fisik dan kedisiplinan sejak usia sekolah diharapkan mampu membentuk pribadi anak-anak yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Bupati juga menilai bahwa kegiatan upacara bendera memiliki nilai penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Dari pembiasaan tersebut, diharapkan lahir calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki landasan nasionalisme yang kuat serta mampu menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan unggul.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Amizaro juga menyampaikan pesan kepada para guru agar terus memberikan bimbingan dan arahan kepada peserta didik.
Ia menekankan pentingnya memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkembang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki masing-masing.
“Bimbinglah anak-anak agar berkembang sesuai minat dan bakatnya. Jangan membelenggu mereka untuk menjadi seseorang yang lain, yang bukan menjadi cita-citanya. Berikan ruang untuk berkreasi dan berinovasi agar mereka dapat berkembang dan unggul sesuai dengan potensi yang dimiliki,” pesannya.
Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda. Karena itu, peran guru bukan hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga membantu peserta didik menemukan dan mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.
Bupati kemudian mengingatkan para siswa bahwa perkembangan teknologi telah membawa dunia memasuki era globalisasi, di mana batas antarwilayah semakin terbuka.
“Kita saat ini berada dalam era global, di mana tidak ada batas antara satu wilayah dengan wilayah lainnya karena kemajuan teknologi. Apa yang terjadi di suatu belahan dunia dapat segera diketahui oleh manusia di belahan dunia lainnya,” jelasnya.
Untuk itu, Bupati mengajak para siswa agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas dan keterampilan. Kemajuan teknologi, menurutnya, harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.
Bupati berharap nilai-nilai disiplin, nasionalisme, tanggung jawab dan semangat belajar yang ditanamkan sejak bangku sekolah dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk meraih cita-cita sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan Kabupaten Nias Utara.
Upacara tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, serta menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembinaan karakter dan kualitas generasi muda melalui lingkungan pendidikan.
(Efori Zendrato)
