Disaat Pejabat Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Pemuda Gelar Aksi Tunggal di DPRD Langkat.

Disaat Pejabat Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Pemuda Gelar Aksi Tunggal di DPRD Langkat.

Spread the love

Langkat-(Sumut)

Mediakompas.id_Sabtu:15 Agustus 2026.

 

Di tengah para pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengikuti pidato kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto melalui siaran televisi di gedung DPRD Langkat.

 

Suasana diluar gedung mendadak jadi perhatian.

 

Dengan membawa berkas tuntutan aspirasi dan pengeras suara (toa), seorang pemuda diketahui bernama Adi Nugraha, menggelar aksi tunggal dengan menyuarakan aspirasi dan sontak menjadi perhatian publik.

 

Aksi tersebut berlangsung disaat jajaran dari Forkopimda Plus dan para anggota DPRD mengikuti agenda pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026, yang merupakan rangkaian dari peringatan HUT Ke-81 RI.

 

Permuda bernama Adi Nugraha itu memilih berdiri sendiri tepat di depan pagar Gedung DPRD dengan pengamanan dari sejumah pihak security DPRD dan petugas Satol-PP.

 

Mirisnya disela aksi ia mendapat penolakan dari sejumlah petugas keamanan saat ingin memasuki rumah rakyat tersebut. Disitu aksi saling dorong hingga poster yang dibawanya pemuda tersebut dikoyak saat melakukan aksi.

 

“Kemerdekaan merupakan amanat untuk membangun kehidupuan masyarakat yang merdeka, adil, makmur, sejahtera, berpendidikan, sehat, serta memperoleh perlidungan hukum dan kebebasan menyampaikan pendapat,” ketus Adi dalam orasinya.

 

Kemerdekaan sendiri, seharusnya tercemin melalui infrastruktur yang layak.

 

Selain itu, pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang mudah diakses, pemerintahan yang transparan.

 

Termasuk juga kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

 

Jika hal tersebut tak dirasakan masyarakat, maka patut jadi pertanyaan, sudah sejauh mana kemerdekaan dirasakan oleh rakyat.

 

DPR sebagai wakil rakyat, semestinya menjalankan fungsinya dengan baik demi kepentingan rakyat.

 

“Bupati Langkat dan seluruh perangkat daerah harus memastikan pembangunan benar-benar untuk kepentingan masyarakat.

 

Bukan sekadar mengejar capaian administratif dan seremonial,” tegas Adi.

 

Dalam konteks penegakan hukum, Kejaksaan Negeri Langkat juga memiliki posisi penting.

 

Dimana, jika ada dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, atau pengelolaan keuangan negara, maka harus dengan serius dan transparan ditindak dengan tegas.

 

“Dalam momen HUT Kemerdekaan RI ke-81 tahun ini, kami ingatkan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Langkat, bahwa kemerdekaan harus benar-benar hadir dalam kehidupan rakyat.

 

Bukan hanya dalam seremonial peringatan setiap tanggal 17 Agustus,” ketus Adi.

 

Amatan wartawan, disaat aksi berlangsung, Rosita, Kabag fasilitasi penganggaran dan pengawasan DPRD Langkat menemui orator aksi.

 

Ia mengatakan Ketua dan seluruh anggota DPRD sedang mengikuti rapat paripurna.

 

“Sedang ada giat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, dan seluruh anggota DPRD sedang mengikuti,” ujarnya.

(Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *