Tebingtinggi.Mediakompas.id.
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi bersama Kepolisian Resor (Polres) Tebing Tinggi menggelar razia terpadu di sejumlah tempat hiburan malam dalam rangka Operasi Saber Bersinar 2026. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan 15 orang positif mengandung narkotika jenis metamfetamina (sabu) dan amfetamina berdasarkan hasil tes urine.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) dini hari tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala BNN RI melalui BNN Provinsi Sumatera Utara terkait pelaksanaan program Saber Bersinar 2026. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta menekan angka penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Tebing Tinggi.

Razia dimulai sekitar pukul 03.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kepala BNNK Tebing Tinggi, AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H. Tim gabungan yang terdiri dari personel BNNK dan Polres Tebing Tinggi menyasar dua lokasi hiburan malam yang dianggap rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 35 orang pengunjung melalui tes urine. Hasilnya, sebanyak 15 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika, sementara 20 orang lainnya negatif.

Adapun rincian hasil pemeriksaan di masing-masing lokasi yakni:
Tempat Hiburan Malam Bintang Malam
Jalan Dr. Hamka, Kelurahan Durian, Kota Tebing Tinggi:
Jumlah diperiksa: 20 orang
Positif narkoba: 14 orang
Negatif: 6 orang
Tempat Hiburan Malam Karaoke AA
Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Rambung, Kota Tebing Tinggi:
Jumlah diperiksa: 15 orang
Positif narkoba: 1 orang
Negatif: 14 orang
Meski menemukan belasan pengunjung positif narkotika, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba selama pelaksanaan razia berlangsung.
Namun demikian, para individu yang hasil tes urinenya positif akan menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BNNK Tebing Tinggi menegaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata tindakan penegakan hukum, melainkan juga bagian dari upaya penyelamatan masyarakat dari bahaya narkotika. BNNK Tebing Tinggi mengedepankan pendekatan rehabilitasi bagi para penyalahguna agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan terbebas dari ketergantungan narkoba.
“Upaya pemberantasan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh.
Selain penindakan, rehabilitasi juga menjadi langkah penting untuk memulihkan para korban penyalahgunaan narkotika agar dapat kembali berperan aktif di tengah masyarakat,” demikian disampaikan dalam siaran pers BNNK Tebing Tinggi.
Rangkaian Operasi Saber Bersinar 2026 berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. BNNK Tebing Tinggi berharap sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mewujudkan Kota Tebing Tinggi yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Dengan ditemukannya 15 orang positif narkoba dalam satu malam razia, hasil operasi ini menjadi peringatan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama. BNNK Tebing Tinggi memastikan kegiatan pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman serta bebas narkoba.
Suhairi. (Gogon)
