Langkat-(Sumut)
Mediakompas.id_Senin:10 Agustus 2026.
Sejumlah warga, khususnya kaum ibu-ibu dari Kampung Nangka, menggelar aksi damai dengan menutup sementara akses jalan di kawasan Kampung Nangka pada senin pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang hingga kini belum juga diaspal sesuai janji pemerintah daerah.
Warga menilai kondisi jalan yang hanya mendapatkan pengerasan belum menyelesaikan persoalan.
Debu yang muncul setiap kali kendaraan melintas dinilai mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat setempat.
Sebelumnya, warga menyebut adanya janji pengaspalan jalan dari Bupati Langkat pada 20 Agustus 2026.
Namun, hingga aksi digelar, pengaspalan yang diharapkan warga belum juga terealisasi. Jalan tersebut sejauh ini disebut baru mendapatkan pengerasan.
Dalam aksi damai tersebut, hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat, Kabag OP Polres Langkat, Kapolsek Secanggang beserta personel Polsek Secanggang, serta tokoh masyarakat Desa Kampung Nangka.
Kehadiran aparat dan unsur pemerintah tersebut turut menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama aksi berlangsung.
Warga menegaskan bahwa aksi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai.
Mereka berharap pemerintah segera merealisasikan pengaspalan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat.
Tuntutan warga juga berkaitan dengan janji pengaspalan yang sebelumnya disampaikan mantan Bupati Langkat, H. Syah Afandin, pada Juni 2026.
Warga berharap janji tersebut tidak berhenti pada pengerasan jalan, tetapi benar-benar dilanjutkan hingga tahap pengaspalan.
“Kami tidak menuntut yang macam-macam.
Kami hanya meminta jalan ini diaspal sesuai dengan janji yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Debu sangat mengganggu warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalan,” ujar salah seorang warga dalam aksi tersebut.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Langkat memberikan kepastian terkait waktu pelaksanaan pengaspalan.
Mereka juga meminta agar aspirasi masyarakat Kampung Nangka mendapat perhatian serius dan segera ditindaklanjuti.
Aksi berlangsung secara damai dengan pengamanan dari jajaran kepolisian.

Warga menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga realisasi pengaspalan jalan benar-benar dilaksanakan.
(Sofyan)
