Camat Bangun Purba Janji Periksa Tambang Pasir di Bandar Meriah, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan.

Camat Bangun Purba Janji Periksa Tambang Pasir di Bandar Meriah, Warga Keluhkan Dampak Lingkungan.

Spread the love

Bangun Purba —Mediakompas.id

Aktivitas penambangan pasir atau galian C di Desa Bandar Meriah, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deli Serdang, kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas tambang yang disebut-sebut telah berlangsung lebih dari 10 tahun tanpa penanganan yang dinilai serius.

Berdasarkan penelusuran di lapangan hingga Kamis (08/05/2026), aktivitas penambangan pasir tersebut masih terus berlangsung. Sejumlah truk pengangkut material tampak keluar masuk dari lokasi tambang, sementara kondisi jalan di sekitar area disebut semakin memprihatinkan.

Warga sekitar mengaku resah karena aktivitas tambang dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Pada musim hujan, material pasir dan tanah yang tercecer membuat badan jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan. Sementara saat musim kemarau, debu tebal beterbangan hingga masuk ke permukiman warga dan mengganggu kesehatan.

“Kami sangat resah. Jalan menjadi rusak dan licin ketika hujan. Kalau panas, debunya sangat mengganggu. Truk-truk besar juga sering melintas dan membahayakan pengguna jalan,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga juga menilai aktivitas tambang tersebut terkesan dibiarkan berlangsung tanpa adanya tindakan tegas dari pihak terkait. Mereka berharap pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan penertiban apabila ditemukan pelanggaran aturan.

Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Camat Bangun Purba, Boby Arianto, saat ditemui di kantornya menyampaikan bahwa pihak kecamatan akan melakukan pengecekan terhadap aktivitas penambangan pasir di Desa Bandar Meriah.

“Kami akan periksa terlebih dahulu terkait aktivitas penambangan pasir tersebut,” ujarnya singkat.

Masyarakat berharap janji pemeriksaan itu tidak hanya sebatas pernyataan, melainkan benar-benar ditindaklanjuti dengan langkah konkret demi menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan di wilayah Bangun Purba.

Horas. S.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *