Setahun Pimpin Pasaman, Welly–Parulian Wujudkan Program Unggulan Meski Terbatas Anggaran   

Setahun Pimpin Pasaman, Welly–Parulian Wujudkan Program Unggulan Meski Terbatas Anggaran  

Spread the love

PASAMAN, mediakompas.id Di tengah tantangan efisiensi dan keterbatasan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Pasaman tetap berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik. Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang, melainkan kesempatan memastikan setiap alokasi dana memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Sejak dilantik 30 Mei 2025, Bupati bersama Wakil Bupati H. Parulian menerapkan pola penganggaran berbasis program, bukan hanya struktur organisasi. Langkah ini dilakukan agar dana terfokus pada kegiatan yang berdampak luas.

 

Salah satu bukti konsistensi tersebut adalah tetap berjalannya layanan kesehatan gratis melalui skema jaminan kesehatan, meski sejumlah daerah lain mulai mengurangi program serupa. Berbagai upaya efisiensi juga diterapkan untuk menghindari duplikasi kegiatan, sehingga anggaran lebih banyak dialokasikan untuk hasil yang nyata.

 

Memasuki usia satu tahun kepemimpinan, fondasi pembangunan terlihat melalui pelaksanaan 10 program unggulan yang telah beroperasi sejak seratus hari kerja, antara lain:

✅ Gerakan Nagari Bangkit

✅ Layanan berobat dan ambulans gratis

✅ Pendidikan serta seragam sekolah gratis

✅ Penguatan kinerja dan integritas ASN

✅ Layanan bajak sawah gratis

✅ Optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi

✅ Penciptaan 1.000 lapangan kerja

✅ Perbaikan rumah tidak layak huni

✅ Pengembangan pusat kreativitas anak

✅ Pembentukan nagari tangguh bencana

 

Selain itu, akses internet gratis juga mulai menjangkau wilayah terluar, terpencil dan tertinggal, yang pertama dipasang di fasilitas kesehatan serta akan diperluas ke sekolah dan pemukiman warga.

 

Pemerintah daerah secara rutin melakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan sekaligus mencari solusi atas kendala yang ada. Evaluasi menyeluruh satu tahun masa jabatan akan dilaksanakan pada akhir Mei 2026.

 

“Program ini bukan sekadar tulisan di atas kertas. Kami terus pantau dan perbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Welly.

 

Ia menambahkan, pembangunan tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, tetapi juga membentuk karakter masyarakat serta menjaga keberlanjutan hasil kerja.

 

“Mari kita bersama-sama membangun Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju dan berkelanjutan,” ajaknya.

 

Keterangan Foto:

SOSOK – Bupati Pasaman Welly Suhery bersama Wakil Bupati H. Parulian dan unsur Forkopimda saat berinteraksi dengan masyarakat. Kepemimpinan keduanya diharapkan mewujudkan Pasaman yang maju dan berkeadilan.

 

 

( Abdi Novirta )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *