Langkat-(Sumut)
Mediakompas.id_Selasa:04-08-2026.
Puluhan warga Desa Pematang Cengal menggelar aksi damai di kawasan Simpang Sudi Mampir sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah akibat tingginya aktivitas mobil pengangkut material dan tanah untuk proyek migas.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan kekecewaan karena jalan yang setiap hari digunakan masyarakat kini dipenuhi lubang, rusak, serta menimbulkan debu tebal yang mengganggu aktivitas dan kesehatan warga sekitar.
Kondisi ini dinilai telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan yang memadai.
Masyarakat menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan maupun kegiatan proyek migas.
Namun, warga meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan, khususnya kerusakan infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
“Kami hanya meminta komitmen dan tanggung jawab perusahaan agar segera memperbaiki jalan yang rusak akibat aktivitas kendaraan pengangkut material.
Debu yang beterbangan juga sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga,” ujar salah satu perwakilan masyarakat dalam aksi tersebut.
Aksi berlangsung dengan tertib dan damai. Warga berharap pihak perusahaan segera menepati janji yang sebelumnya telah disampaikan terkait perbaikan jalan, sehingga akses transportasi masyarakat dapat kembali aman dan nyaman digunakan.
Masyarakat Desa Pematang Cengal juga meminta adanya langkah nyata dan kepastian waktu pelaksanaan perbaikan jalan agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.
Warga berharap perusahaan dapat menjalin komunikasi yang baik serta menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas proyek migas.
Hingga berita ini disampaikan, warga masih menunggu tanggapan resmi dan realisasi perbaikan dari pihak perusahaan.
(Sof)
