Akses Jalan ke Lokasi Proyek Migas EMP Gebang Diblokir, Mediasi Belum Capai Kesepakatan.

Akses Jalan ke Lokasi Proyek Migas EMP Gebang Diblokir, Mediasi Belum Capai Kesepakatan.

Spread the love

Langkat- Mediakpmpas. Id

 

Puluhan kaum ibu mendominasi aksi pemblokiran jalan desa di desa pematang Cengal, kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat Kamis (6/8/2026). Warga membentangkan tenda ditengah badan jalan sebagai bentuk protes atas tidak adanya kepastian pengaspalan menyeluruh.

 

Warga kembali melakukan aksi pemblokiran akses jalan menuju lokasi proyek minyak dan gas (migas) milik EMP Gebang.

 

Aksi tersebut mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas kendaraan, khususnya truk pengangkut material proyek, sehingga aktivitas distribusi logistik perusahaan terhenti.

 

Pemblokiran dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat setelah proses mediasi yang melibatkan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, DPRD Kabupaten Langkat, dan pihak perusahaan belum menghasilkan kesepakatan yang dapat diterima seluruh pihak.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Langkat, Arie Ramadhany, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan ruas jalan melalui pekerjaan pengaspalan hotmix sepanjang 500 meter pada tahun anggaran berjalan.

 

“Untuk tahun ini, pemerintah mengalokasikan pembangunan hotmix sepanjang 500 meter. Adapun sisa ruas jalan sepanjang sekitar 1 kilometer direncanakan akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya,” ujar Arie.

 

Pemerintah Kabupaten Langkat menyatakan akan terus mengupayakan penyelesaian persoalan melalui jalur dialog dengan seluruh pihak terkait, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur jalan dapat terpenuhi tanpa mengganggu kelancaran aktivitas maupun operasional yang berlangsung di kawasan tersebut.

 

Hingga berita ini disusun, akses jalan masih mengalami gangguan akibat aksi pemblokiran, sementara proses komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak perusahaan diharapkan terus berlanjut guna mencapai solusi yang dapat diterima bersama.

(Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *