Kepala Desa Se-Kecamatan Bahorok Ikuti Sosialisasi Ranperda Sistem Kesehatan Sumut.

Kepala Desa Se-Kecamatan Bahorok Ikuti Sosialisasi Ranperda Sistem Kesehatan Sumut.

Spread the love

Langkat (Sumut)

 

Mediakompas.id_Selasa:27 April 2026.

 

Seluruh Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, menghadiri sosialisasi peraturan perundang-undangan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Sistem Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) 12 Binjai-Langkat, Edi Surahman Sinuraya, di Hotel Rindu Alam, Desa Sampe Raya, pada Selasa (28/4/2026).

 

Sosialisasi tersebut berlangsung dengan penuh antusias, diikuti oleh para kepala desa, tokoh masyarakat, serta jajaran unsur pemerintahan setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya regulasi sistem kesehatan daerah sebagai landasan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Dalam arahannya, Edi Surahman Sinuraya menekankan pentingnya menghadirkan sistem kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Utara, khususnya bagi warga yang berada di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

 

Ia juga menegaskan bahwa Ranperda Sistem Kesehatan ini diharapkan mampu menjadi payung hukum yang kuat dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta memastikan ketersediaan tenaga medis yang memadai hingga ke pelosok desa.

 

“Peran kepala desa sangat strategis dalam mendukung implementasi kebijakan ini nantinya, terutama dalam memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan merata,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh kepala desa dapat memahami substansi Ranperda serta berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya sistem kesehatan yang lebih baik di Sumatera Utara.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang dimanfaatkan peserta untuk menyampaikan aspirasi serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan terkait pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

 

(Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *