Nias Utara, Sumut – Mediakompas.id – Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Utara melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Nias Utara Dalam Angka 2026, Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026), serta Penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara. Kegiatan tersebut digelar di Aula Tafaeri Kabupaten Nias Utara, Selasa (25/2/2026).
Dalam sambutannya, Kepala BPS Kabupaten Nias Utara, Darma Beriman Telaumbanua, SE., MM., menyampaikan bahwa penyusunan Nias Utara Dalam Angka merupakan kegiatan yang sangat penting dan strategis dalam menyajikan data sektoral. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan, baik dalam perumusan maupun perencanaan program pembangunan, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Utara.
Ia menjelaskan, penyusunan publikasi tersebut telah dilaksanakan sejak awal tahun dan dijadwalkan akan dirilis pada 27 Februari 2026. BPS Nias Utara juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Utara, khususnya Dinas Kominfo sebagai wali data, serta para PIC atau operator di setiap OPD se-Kabupaten Nias Utara yang telah bersinergi dalam mewujudkan publikasi tersebut.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahun 2026 akan dilaksanakan kegiatan besar oleh Badan Pusat Statistik, yakni Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu dari tiga sensus besar yang secara berkala diselenggarakan secara nasional. Meski diakui sebagai kegiatan yang cukup kompleks, BPS Nias Utara berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, kepala OPD, masyarakat, media, serta seluruh pemangku kepentingan demi menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Pada kesempatan tersebut, BPS juga menyampaikan agenda penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara. Sejak awal berdiri, BPS Nias Utara berkomitmen untuk mengutamakan pelayanan kepada pengguna data. Meski masih terdapat keterbatasan, baik dari sisi sarana prasarana maupun sumber daya manusia, BPS berharap memperoleh masukan dan saran dari seluruh pihak guna meningkatkan kualitas pelayanan data yang lebih optimal, cepat, dan komprehensif ke depan.
Sementara itu, Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, A.Pi., M.Si., dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis nasional yang dilaksanakan secara berkala untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nias Utara.
Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menggambarkan kondisi perekonomian Kabupaten Nias Utara secara utuh dan aktual. Selain itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya integritas para mitra BPS yang bertugas melakukan pendataan agar mampu menyajikan data yang asli, sesuai fakta, dan akurat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan FGD ini memiliki peran penting dalam penyusunan Publikasi Kabupaten Nias Utara Dalam Angka 2026. Publikasi tersebut menjadi salah satu sumber data utama dalam melihat kondisi sosial, ekonomi, serta capaian pembangunan daerah secara menyeluruh. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah serta instansi vertikal menjadi kunci dalam menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kabupaten Nias Utara, lanjutnya, mendukung penuh upaya BPS dalam meningkatkan kualitas data statistik. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga melahirkan kesepahaman, komitmen bersama, serta langkah konkret dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Nias Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, Kepala Kementerian Agama Nias Utara, Kapolsek Lahewa mewakili Kapolres Nias, staf ahli, para asisten, jajaran BPS Nias Utara, kepala OPD se-Kabupaten Nias Utara, RRI Gunungsitoli, akademisi, organisasi, media, serta tamu undangan lainnya.
(Efori Zendrato)
