Jakarta – Mediakompas.id
Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, melaksanakan audiensi dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Si., beserta jajaran Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Desa dan PDT, bertempat di Kantor Kemendes PDT, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas percepatan pembangunan desa di Kabupaten Nias Utara.
16/02/2026
Dalam audiensi itu, Bupati Amizaro Waruwu memaparkan berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi Kabupaten Nias Utara, mulai dari keterbatasan akses jalan, persoalan infrastruktur dasar, wilayah blank spot jaringan telekomunikasi, hingga masih adanya desa-desa yang belum teraliri listrik.
Ia menegaskan bahwa sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang masih berstatus daerah tertinggal, Nias Utara membutuhkan afirmasi dan perhatian khusus dari pemerintah pusat guna mempercepat ketertinggalan tersebut.
“Kami berharap Kemendes PDT dapat memberikan afirmasi melalui program-program yang menyasar langsung desa-desa di Kabupaten Nias Utara. Bagaimanapun, orang tua kami terkait dengan daerah tertinggal ini adalah Kemendes PDT. Ini yang terus kami perjuangkan, Pak Menteri,” ujar Amizaro.
Menanggapi hal tersebut, Mendes PDT Yandri Susanto menyatakan komitmennya untuk turut terlibat aktif dalam menangani berbagai persoalan di Kabupaten Nias Utara. Ia memastikan bahwa Kemendes PDT akan menyiapkan sejumlah program yang akan disalurkan ke desa-desa di Nias Utara sebagai langkah konkret dalam percepatan pembangunan.
“Pak Bupati ini terus berjuang karena memang kondisi dan situasi di Nias Utara statusnya masih kabupaten daerah tertinggal, artinya desa-desanya pun banyak yang masih tertinggal,” ungkap Yandri.
Selain itu, Mendes Yandri juga mendorong agar Kabupaten Nias Utara menjadikan komoditas kelapa sebagai ikon daerah. Menurutnya, potensi kelapa di Nias Utara sangat besar dan dapat dikembangkan menjadi sektor unggulan, termasuk mendorong Nias Utara menjadi kabupaten eksportir kelapa atau memiliki pabrik pengolahan kelapa guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
“Kami di Kemendes PDT memiliki beberapa program yang akan kami sampaikan dan salurkan ke Kabupaten Nias Utara. Pada waktunya nanti, kami juga akan melakukan kunjungan langsung ke Nias Utara. Masyarakat Nias Utara harus tetap semangat,” tegasnya.
Turut mendampingi Mendes PDT dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Desa dan Perdesaan (PDP) Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (PEID) Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Kepala Badan Pengembangan dan Informasi (BPI) Mulyadin Malik.
(Efori Zendrato)
