Toba, MediaKompas.id
Sempat dikatakan Langka Bahan Bakar Minyak(BBM) diseluruh SPBU Kabupaten Toba yang sudah berjalan 1 Minggu dengan antrian panjang.Bupati diwakili Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus dalam siaran persnya mengatakan Stok BBM di kabupaten Toba Aman.
Ditambahkannya, perlu diketahui untuk stok BBM aman di Toba. Kami bersama para pengusaha SPBU sudah sampaikan bahwa bantuan armada dari Jakarta akan sampai di Sumatera. Jadi “distribusi BBM akan kembali normal”.
Sebelumnya masyarakat terkena Panic buying terhadap BBM, yang juga berpengaruh terhadap mesin alat pertanian dan mesin penggiling padi yang dapat mengancam stok ketersediaan pangan. Menanggapi persoalan ini, Wabup Toba menambahkan bahwa SPBU tetap melayani pembelian namun dengan sistem yang cukup selektif. Sebagai tambahan info juga,untuk stok BBM di empat kecamatan yakni Habinsaran, Borbor, Nassau dan Pintu Pohan Meranti juga akan diberikan suplay BBM, Tegas Wabup Murphy Sitorus saat didampingi Setdakab Paber Napitupulu.
Demi menjamin pemerataan dan mencegah penyalahgunaan penyaluran BBM, sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi, Bupati Toba, Effendi SP Napitupulu menerbitkan Surat Edaran Nomor 500/698/Setda-Ekon/2025, pembatasan penjualan BBM diberlakukan di seluruh SPBU di Kabupaten Toba, antara lain SPBU Balige, Porsea, Bonatua Lunasi, Laguboti, Sigumpar, dan Bypass Balige.
Pembatasan sementara penjualan BBM subsidi dan non-subsidi berlaku dengan rincian; sepeda motor: maksimal 5 liter/hari, becak motor: maksimal 10 liter/hari, kendaraan roda 4–6: maksimal 15 liter/hari, kendaraan roda 8–10: maksimal 20 liter/hari. Begitupun juga Kendaraan roda 12 ke atas: maksimal 30 liter/hari, penggunaan jerigen: maksimal 2 liter/hari, kecuali melalui aplikasi X-Star.
Pantauan media, Prioritas antrian diberikan kepada ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan dinas yang terkait operasional tanggap darurat, dengan surat tugas resmi. Turut hadir Kapolres Toba AKBP Vinsensius J Parapaga bersama jajaran.(Dedy Silalahi)
