Langkat-(Sumut)
Mediakompas.id_Mimggu: 3 Agustus 2025.
Berdasarkan hasil rapat Dewan Guru, Kepala Sekolah dan orang tua/wali murid di SDN:057754;Sei Cabang desa Kepala Sungai Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat pada Kamis 31/07/25 pukul:9,00 s/d 11,30 wib lalu tentang penerapan program belajar 5 hari menuai protes dan menolak program tersebut, Rata rata semua sekolah SDN di Kabupaten Langkat sekitar 90 persen orang tua/wali murid menolak penerapan program tersebut.
Sepertinya program belajar 5 hari bagi pendidikan sekolah dasar negeri di semua desa di kabupaten Langkat Sumatra Utara sulit atau tidak bisa di terapkan, Dan sepertinya program pemerintah tersebut tetap mendapat protes bagi seluruh orang tua/wali murid, Karena situasi dan kondisi anak desa dengan anak kota jauh berbeda, disisi lain di luar jam belajar di sekolahnya anak desa kebiasaan sekolah mengaji dari pukul:13,30 s/d pukul:16,30 Wib di TPQ/MDT.
Kemudian program tersebut sepertinya menjadi kekhawatiran bagi wali muridnya, karena banyaknya hal hal yang menjadi buah pikiran bagi orang tuanya, sementara para guru sendiri tidak kebiasaan di rumahnya bersama orang tuanya, sebab itu para kepala sekolahnya pun tidak bisa memaksakan wali muridnya untuk mentaati program tersebut, memang ada juga SDN yang siap wali muridnya mengikuti program tersebut, Kalau di Kecamatan Secanggang satu satu semua wali murid yang menerima dan menyetujui program tersebut adalah SDN desa Jaring Halus yaitu desa seberang.
Itu karena desanya di kelilingi dengan laut, kemungkinan menghindari anak anaknya bermain dipantai di luar jam belajar maka mereka menyetujui dan menerima program belajar 5 hari itu, dan sejumlah waliurid SDN di Kecamatan Secanggang ada yang sempat di hubungi awak media, dalam keterangan wali murid mengatakan bahwa: disamping memang anaknya punya kegiatan mengaji di sorehari mereka juga melaksanakan Les tentang keagamaan dan bahasa inggris tergantung dari bakat anaknya, bahkan ada juga yang lanjutkan Les komputer bagi murid yang berada di kelas-V & VI. tutupnya.
Dalam keteranganya Bapak Syarifuddin.S.pd Kepala Sekolah SDN 057754 Sei Cabangengatakam bahwa, Dalam rapat kami kepada orang wali murid, terus Tarang kami tidak bisa memaksakan kehendak wali murid harus mengikuti program pemerintah untuk belajar 5 hari dalam satu Minggu, karena banyak alasan tepat dan kekhawatiran para wali murid terhadap anak anaknya, sementara kami sebagai guru toh tidak tau kedekatan dan kasih sayang orang tua dengan anak anaknya, karena itulah sayapun sebagai Kepala Sekolahnya tinggal berharap kepada kebijakan atasan saya seperti Kadis Pendidikan Kabupaten Langkat, ujarnya.
(Sofyan)
