Pasaman mediakompas.id
Ketua Yayasan Bina Ummat Pasaman, Romasito Siregar, ucapkan “Selamat Datang” kepada Keluarga Awan beserta rombongan dari Jakarta untuk berkunjung ke Yayasan Bina Ummat Pasaman, Sekolah Al Bina, TK, MDTA dan RTQ (Rumah Qur’an) di Kampung Sorik Nagari Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sabtu (02/11/2014).
Kedatangan Awan, Anan, Datuk, Bundo dan rombongan dari Jakarta disambut dengan gembira oleh Ketua Yayasan Romasito Siregar, ustadz-ustadzah, serta keluarga besar Al Bina, termasuk anak-anak TK Al-Bina. Anak didik TK Al Bina mempersembahkan tarian khas daerah Sumatera Barat dab Sumatera Utara, tari Pasambahan dan tari Tortor yang Alhamdulillaah membuat suasana haru, meriah dan gembira.
Romasito Siregar selaku Ketua Yayasan menyampaikan dalam sambutannya, “adapun tujuan kedatangan beliau adalah dalam rangka silaturrahmi dan meninjau perjalanan proses perkembangan Al Bina. Mulai dari proses berdiri, perkembangan lahan, proses berjalannya pembangunan serta isi kegiatan di dalamnya. Atas izin Allah SWT dengan penuh rasa sayang dan cinta itulah yang membuat beliau terpanggil hadir ke Al Bina”.
Tidak asing lagi dalam hati Awan dan Anan bahwa Al Bina adalah Lembaga Pendidikan dan Sosial yang punya tujuan, harapan, serta cita- cita untuk menjadi lembaga yang berkualitas di Pasaman, khususnya daerah Panti. Yayasan punya harapan yang tinggi, Al Bina menjadi lembaga yang bisa menumbuhkan dan membina generasi-generasi islam yang mempunyai kualitas ilmu dan spritual.
Romasito juga menjelaskan Kepada Awan dan Anan beserta rombongan yang datang, bahwa, “kegiatan yayasan di tempat ini sudah berjalan sejak tahun 2017, yaitu kegiatan yang bermula dari kegiatan Ifthor Jama’i, Dauroh Qur’an Ramadhan Anak dan Remaja, Sekolah TK, MDTA dan RTQ, juga kegiatan sosial dan dakwah lainnya. Dulunya anak-anak belajar masih di rumah pengurus yayasan, dan alhamdulillah sekarang sudah menempati lahan baru di atas tanah seluas 5.000 M². Alhamdulillah sekarang sudah punya ruang belajar terbuka berupa saung dan fasilitas lainnya yang sedang dalam proses pembangunan, seperti pembagunan Masjid internal, pembangunan Asrama Santri _Takhossus_ Menghafal Qur’an juga sedang dijalankan, semoga kedepannya sarana prasarana pendukung di tempat ini bisa segera terwujud dengan bantuan secara moril dan materil dari para _Muhsinin_ seperti keluarga Awan dan yang lainnya.
Yayasan ini lanjut Romasito Siregar, nantinnya akan dibangun fasilitas asrama santri, kelas belajar, aula serba guna, klinik, kantin dan lapangan olahraga serta taman untuk santri dan siswa serta warga penghuni yayasan lainnya.
“Dalam hal pendidikan di lingkungan Yayasan Bina Ummat Pasaman bertekad dan InsyaAllah akan selalu mengedepankan keunggulan pendidikannya berupa hafalan Al-Qur’an. Guru dan tenaga pendidik yang direkrut di lingkungan yayasan akan selalu diusahakan linier dengan pendidikannya, diutamakan juga guru-guru lulusan S1 yang mahir membaca dan sudah punya hafalan al Qur’an serta berkarakter islami.
Lebih jauh dijelaskannya, bahwa dalam kegiatan menghafal Qur’an di RTQ Al-Bina dipakai metode menghafal maju mundur, sehingga dengan metode ini diharapkan para santri mampu menghafal Qur’an secara kuat dan akurat. Begitu juga di unit PAUD dan MDTA Al-Bina keunggulan yang diterapkan adalah menghafal Qur’an dan penguatan karakter islami.
“Alhamdulillah, pada tahun ini RTQ Al-Bina telah mengharumkan nama baik Nagari Panti dengan mengirimkan 10 anak peserta Wisuda Tahfidz Akbar Kabupaten Pasaman,” tutupnya.
( Abdi Novirta )
