Kapolresta simalungun Mengikuti Rakor Toba 2024 untuk pengamanan Pilkada Serentak di Wilayah Sumut
Medan-
Mediakompas.id.
pada hari rabu, 7 Agustus 2024,pukul 13.30 WIB, bertempat di Aula Tribrata lantai 1, Polda Sumatera Utara, jalan SM. Raja, Medan di selenggarakan Rapat koordinasi ( Rakor) Lintas setoran Operasi Kepolisian Kewilayahan ” Mantap praja Toba 2024″, Acara ini di pimpin secara langsung Oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan febrianto, S IK, M. H, serta diadakan dalam rangka pengamanan penyelengara.
pemilihan kepala daerah ( pilkada) serentak tahun 2024 di wilayah provinsi Sumatera Utara Rakor ini di hadiri oleh berbagai pihak terkait termasuk kapolres simalungun AKBP Choky Sentosa S. Meliala, S.I.K, SH., M.H. kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara instansi dalam mengamankan jalannya Pilkada serentak 2024 serta memastikan setiap tahapan pemilu berjalan dengan aman dan tertib.
Dalam sambutannya, Kapolda Sut menekankan bahwa Rakor ini adalah langkah penting menyamankan persepsi dan strategi dalam pengamanan pilkada serentak 2024.” Pada kesempatan berbahagia ini, saya ingin menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu undangan.
Kegiatan preemtif, preventif, serta di dukung oleh kegiatan intelijen, penegak hukum, kehumasan, dan bantuan operasi, ” Kata Kapolda.
Kapolda juga menekankan pentingnya keterpaduan antara Polri, TNI, penyelenggara pemilu, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kelancaran pilkada. ” Operasi ini bertujuan menciptakan keamanan dan kelancaran Pilkada.
Ia menjelaskan bahwa operasi Mantap praja Toba 2024 akan melibatkan total 12,514
Personel, terdiri dari 3.160 personil Polda sumut, 9.534 personil polres jajaran, serta 52.178personil dari intansi terkait termasuk TNI, Linmas, dan unsur lainnya.
Kapolda berharap dengan jumlah personil yang signifikan ini, potensi kerawanan dapat diatasi dengan baik selama sambutannya, Kapolda sumut menekankan lima poin penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengamanan pilkada:
1 tindakan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku
2 fokus pada upaya pencegahan
3 sinergitas antara polri, TNI, dan pemerintah daerah sangat penting.
4 penegakkan hukum harus di lakukan secara profesional.
5 menjadi netralitas TNI dan polri selama pelaksanaan pilkada.
Rakor ini juga membahas berbagai strategi dan langkah langkah operasional yang akan di ambil untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kerawan selama pelaksanaan pilkada.
Dengan dibukanya Rakor ini secara resmi oleh Kapolda sumut, di harapkan seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Mantap praja Toba 2024 dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal (M.Amin).
