Kuala Kapuas, mediakompas.id –
Pekerjaan kegiatan Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan (TP-OP) Tahun Anggaran (TA) 2026 yang dilaksanakan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang beralamat Kantor Jalan S. Parman No. 3, Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya kuat diduga dikerjakan asal jadi, Rabu (12/8/2026).
Sebab di dalam pengerjaannya ada terdapat kejanggalan yang ditemukan di lokasi pekerjaan tersebut, salah satunya hanya kanan kiri bahu jalan yang di bersihkan oleh para pekerja. Sedangkan saluran bagian bawah sungai gulmanya tidak di bersihkan dan tidak diangkat keatas.
Menurut informasi yang dihimpun awak media ini dari salah satu warga yang namanya minta dirahasiakan, ia menjelaskan bahwa pekerjaan TP-OP tersebut baru saja selesai kurang lebih satu minggu,” ucapnya kepada awak media.
Lebih lanjut, ia mengatakan para pekerja kurang lebih 7 orang ada yang menggunakan Alat mesin pemotong rumput dan sebagian menggunakan manual dengan menggunakan parang.
“Saya hiran saja kenapa coma bagian atasnya saja yang diberikan sedangkan gulma yang di bawah tidak dibersihkan dan tidak diangkat padahal yang namanya pembersih sungai aliran air sungainya harus lancar,”terangnya.
Ketika di konfirmasi ke pihak Pengamat Andi, ia membeberkan bahwa pekerjaan TP-OP tersebut ada yang sudah selesai dan ada sebagian yang masih dikerjakan karena para pekerja masih terbentur kegiatan panen padi,”jelasnya.
“Ditambahkannya lagi terkait rumput yang sudah dibersihkan itu memang sudah tumbuh kembali, kalau masalah para pekerja yang menggunakan Alat mesin pemotong rumput itu tidak ada sebab yang mengerjakan warga setempat bahkan yang ikut bekerja P3A,”pungkasnya.
Saat di konfirmasi Kepala Bidang (Kabid) TP-OP Provinsi Kalimantan Tengah belum juga memberikan jawaban
Hingga berita ini diterbitkan awak media masih menunggu transparansi dan jawaban dari pihak dinas terkait. (Harjo)
