Tanjungbalai, Mediakompas.id
Sehubungan dengan situasi yang berkembang ditengah masyarakat terkait penataan lapak pedagang di pasar tradisional yang ada di kota Tanjungbalai, Tim Hanif turun kedepan kantor dinas perdagangan dan perindustrian (Disdagper),untuk melakukan aksi unjuk rasa terkait dugaan adanya jual beli lapak dan kios serta kesemrawutan pasar tradisional walau dalam kondisi hujan, Rabu (1/4/2026)
“Walau hujan turun kami tetap semangat untuk menyuarakan permasalahan yang menyangkut hajat hidup orang banyak”,tegas Andrean Hanif selaku ketua umum Tim Hanif
Secara bergantian, Rizky Simatupang menyebutkan bahwa adanya ketidak tepatan dalam penempatan lapak, yang mana terdapat pedagang lama yang bertahun tahun menggantungkan mata pencahariannya di pasar bahagia justru tidak mendapatkan lapak, sementara pedagang baru yang belum pernah beraktivitas di pasar tersebut mendapatkan tempatnya.
“Kami menduga kuat permainan titipan untuk keuntungan pribadi atau golongan dalam mendapatkan lapak yang di buktikan dengan pedagang yang sudah bertahun tahun mencari nafkah di pasar tersebut tidak mendapatkan lapak yang disediakan pemerintah sementara pedagang yang belum pernah beraktivitas di pasar tersebut bisa memiliki lapak baru, ada apa???”, teriak tupang
Sementara, Rizky Iswandi menambahkan adanya dugaan kepemilikan lapak meja dan kios yang sudah bertahun tahun tidak dipergunakan, ada pula isu yang mengatakan bahwa adanya sewa menyewa bahkan ada yang diperjual belikan kepada pihak lain, sementara PP nomor 27 tahun 2014 jo PP nomor 28 tahun 2020 menjelaskan bahwa aset daerah tidak boleh diperjual belikan secara liar tanpa prosedur resmi.
Iswandi juga menyebutkan bahwa aksi hari ini adalah aksi yang ke tiga kalinya namun katanya Plt kadis membuktikan bahwa pantas dirinya tidak tahu sebagaimana ucapan Plt saat menemui massa aksi yang ke dua.hal ini dibuktikan dengan hasi ujian seleksi terbuka untuk menjadi pejabat tinggi pratama beberapa waktu lalu
“Wajarlah Bu Plt kadis menjawab pertanyaan pada aksi ke dua dia tidak tahu, dibuktikan hasil dari seleksi terbuka untuk menduduki jabatan tinggi Pratama dia cuma nomor 2”, sebutnya
Untuk itu Iswandi menegaskan demi terwujudnya Tanjungbalai emas Tim Hanif menolak keras Plt Kadisdagper diangkat menjadi definitif
“Kami dari Tim Hanif menolak keras bahwa Plt Kadisdagper saat ini diangkat menjadi definitif, karena kami anggap tidak menguasai permasalahan perdagangan dan perindustrian yang ada di kota Tanjungbalai ini”, tegasnya.(Pak.AR)
